Tampilkan postingan dengan label Terumbu Karang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terumbu Karang. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 September 2026

Di Balik Hilangnya Ikan Nemo: Jejak Konsesi dan Sedimentasi di Bahodopi

(Sedimentasi di Pantai Kuerea, Bahodopi, Morowali | Foto: Sukaselam/Wahyuana)

Morowali, 12 September 2026
- Kawasan pesisir Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kini tak lagi ramah bagi biota laut.

Penyelaman terbaru dari tim Sukaselam mendapati kawanan ikan nemo (Amphiprioninae) yang ikonik dan ikan indikator kepe-kepe (Chaetodontidae) yang warna-warni, telah hilang dari laut Bahodopi. (Baca laporan: Tragedi di Bawah Laut Morowali: Kepe-kepe Bertahan diBahomohoni, Nemo Tak Ditemukan di Bahodopi).

Rabu, 22 Juli 2026

Riset BRIN: Restorasi Karang tak Menjamin Pulihnya Ekosistem Alami

(Restorasi terumbu karang oleh KKTK Yowana Bhakti Segara di Tianyar, Bali | Foto: Istimewa)

Jakarta, 22 Juli 2026 – Aktivitas restorasi dan rehabilitasi terumbu karang banyak dilakukan di Indonesia. Hampir tiap pekan kita menemukan rilis berita dari organisasi atau komunitas yang melakukan kegiatan ini di seluruh negeri. 

Rabu, 05 Juni 2024

Mungkin Kita Akan Hadapi Coral Bleaching Lebih Parah Pada Musim Kemarau Ini

(Pemutihan karang. Foto: istimewa)

SUKASELAM.COM, Jakarta – Empat bulan terakhir ini. Dunia dihebohkan dengan fenomena pemutihan karang (coral bleaching) massal di berbagai wilayah. Pemutihan karang ini terjadi akibat ada peningkatan suhu laut global dalam satu tahun terakhir ini, sejak Februari 2023.

Rabu, 27 Maret 2024

Di Zona Arlindo Hanya Perlu 4 Tahun Untuk Restorasi Terumbu Karang

(Bontosua Coral Garden. Foto: Dok SHEBA)
SUKASELAM.COM, Jakarta - Tiga peneliti terumbu karang dari Universitar Exeter, Universitas Lancaster, dan IPB University, baru-baru ini menulis di The Conversation tentang hasil penelitian mereka di Bontosua Coral Garden. 

Kamis, 21 Maret 2024

Kado Dunia Selam, MK Tolak Judicial Review Undang-undang Perlindungan Pulau Kecil

(Laut Wawonii Tercemar Tambang Nikel. Foto: Riza Salam/Mongabay Indonesia)
SUKASELAM.COM, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini (21/3), di Jakarta, memutuskan menolak gugatan PT Gema Kreasi Perdana (GKP) yang meminta wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil boleh dijadikan wilayah tambang. Sidang ini dipimpin langsung oleh Ketua MK, Suhartoyo. 

Senin, 30 Oktober 2023

20 Situs Selam Paling Sibuk di Kepulauan Seribu

SUKASELAM.COM, Jakarta – Satu-satunya taman nasional di dunia yang terletak di ibukota negara, Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan destinasi selam paling populer di Indonesia.

Ribuan pengunjung, snorkeler, freediver, dan penyelam mendatangi Kepulauan Seribu pada setiap akhir pekan. 

Rabu, 25 Oktober 2023

Tulamben Drop Off Terumbu Karang Hingga Lebih 60 Meter

SUKASELAM.COM, Tulamben – Sekelompok penyelam baru-baru ini menyelam hingga kedalaman 100 meter di situs Tulamben Drop Off, Tulamben, Bali.

Apa yang menakjubkan dari situs ini? 

Dari video yang mereka ambil, terlihat bahwa terumbu karang tepi subur dapat ditemui hingga kedalaman pada lebih 60 meter. 

Jumat, 06 Oktober 2023

Menyelami Jokowi Point di Wakatobi

SUKASELAM.COM, Wanci – Dihuni terumbu karang subur dan sehat, Jokowi Point merupakan salah satu situs selam paling favorit di Wanci, Pulau Wangi Wangi, Taman Nasional Laut Wakatobi. 

Di dalam database Menyelami Indonesia Peta dan Data Situs Selam Kepulauan Nusantara Jilid 3 Kalimantan dan Sulawesi; situs selam ini mendapat rating bintang 5, bintang tertinggi.

Sabtu, 03 April 2021

Wawancara Rudy Wakatobi: Pandemi Bikin Dunia Selam Dorman

Montipora foliosa di Roma, Wakatobi (foto: istimewa)

SUKASELAM.COM, Wangi-wangi – Pandemi tak sepenuhnya membuat dunia selam di Wakatobi meredup. Geliat masih tumbuh dan berkembang. “Hikmah pandemi. Kami jadi lebih banyak waktu untuk eksplorasi menemukan lokasi-lokasi penyelaman baru. Meski tamu sepi, setiap hari kami tetap menyelam untuk eksplorasi. Hasilnya, banyak temuan baru yang bakal lebih seru,” ujar Rudy Wakatobi, dive master dan guide selam dari Rekan Dive Center yang berbasis di Wangi-wangi, Wakatobi.

Hei Rud. Bagaimana situasi dunia selam di Wakatobi selama pandemi? 
Sama seperti di tempat-tempat lain. Tamu langsung drop sejak satu bulan setelah pengumuman pandemi. Tetapi, kini sudah mulai nampak menggeliat. Bulan ini (Maret 2021) sudah ada beberapa turis asing dari Solo dan Yogyakarta datang ke sini menyelam. Mereka ekspatriat yang tinggal di Indonesia selama pandemi. Kalau turis baru belum ada. Wisatawan Nusantara juga belum ada yang datang. Semua akan sangat tergantung pada program vaksinasi. Semoga pada Juli mendatang, turis akan semakin banyak datang.

Senin, 12 Maret 2018

Pulau Saleh Kecil, Bacan: Destinasi Selam Debutan Deep Extreme 2018


Spot selam Pulau Saleh Kecil, Kepulauan Kusu, Halmahera Selatan (Foto: istimewa)
SUKASELAM.COM, Jakarta – Jika pada Deep Extreme 2017 lalu ditandai dengan kehadiran destinasi selam baru Teluk Balantak dan Pulau Dua, Luwuk, Sulawesi Tengah; destinasi selam baru apa yang muncul di Deep Extreme 2018? Jawabnya adalah Pulau Saleh Kecil, Kepulauan Kusu, Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. 

Belum banyak penyelam mengunjungi destinasi ini. Selama ini, para penyelam kalau pergi ke Halmahera Selatan, selalu mengarah ke kawasan Kepulauan Guraici dan Pulau Lelei. 

Terutama trip-trip kapal pesiar selam rute Ternate - Labuha (Bacan). Situs Manta point di utara Pulau Siko, Kepulauan Guraichi, yang biasanya menjadi tujuan favorit penyelam.

Sabtu, 11 Maret 2017

MV Caledonia Sky Kandas di Cape KRI, Merusak Terumbu Karang Seluas Separuh Lapangan Bola

Perbandingan Terumbu Sebelum dan Sesudah Terkena Tabrakan (Foto: Stephanie Venables/Nationalpost.com)
SUKASELAM.COM, Waisai – Inilah yang sering menjadi paradoks pariwisata di Indonesia, disatu sisi bangga dengan keindahan alam dan lingkungannya, di satu sisi lain sering membebaskan industri pelaku perusak lingkungan berjalan tanpa pengawasan. 

Dan kali ini terjadi di Raja Ampat, pusat pariwisata kelautan yang sedang diunggulkan sebagai destinasi wisata keindahan dunia bawah laut terbaik di dunia. 

Pada Sabtu, 4 Maret 2017, pukul 14.00 WIT, pekan lalu, sebuah kapal pesiar asal Inggris berbendera Bahama, MV Caledonia Sky, dibiarkan mengarungi kawasan terumbu karang terbaiknya Raja Ampat, yakni kawasan perairan sekitar Pulau KRI. Dan kemudian mengakibatkan kerusakan terumbu karang luas.

Lokasi ini terletak di tengah Selat Dampier, di ujung timur gugusan Pulau Mansuar, Pulau KRI dan Pulau Koh, di wilayah adat Kampung Mansuar, Desa Yenbuba, Distrik Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat. 

Lokasinya tak jauh dari kota Waisai, ibukota Raja Ampat. Lokasi ini bisa ditempuh sekitar 20 - 30 menit dengan perahu motor dari Dermaga Waisai.