![]() |
| (Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo | Foto: Istimewa) |
Aturan ini berlaku pada situs-situs selam populer yang dikunjungi banyak penyelam setiap hari, terutama di saat musim liburan seperti saat ini.
Seperti di situs selam Batu Bolong, Crystal Rock, Manta Point, Castel Rock, Mawan, dan Siaba Besar.
Di Batu Bolong kapal (rombongan penyelam) dibatasai hanya diijinkan 8 kapal setiap hari.
Batu Bolong adalah situs selam paling populer dan paling banyak di kunjungi penyelam di TN Komodo.
Di Siaba Besar dan Mawan, yang terletak tak jauh dari Batu Bolong, sama-sama terletak di Selat Lintah, kuota dibatasi hanya boleh 20 kapal per hari.
Sedang di Manta Point 1 atau populer disebut juga situs Karang Makassar, yang juga terletak di Selat Lintah, hanya boleh diakses 32 kapal per hari.
Peraturan yang mulai berlaku April 2026 ini, bertujuan untuk mengurangi kepadatan di setiap situs selam.
“Selain untuk mengurangi kepadatan penyelam di lokasi. Juga agar wisatawan bisa menikmati keindahan bawah laut dengan lebih tenang,” ujar Hendrikus Rani Siga, Kepala TN Komodo, seperti dilansir oleh CNN Indonesia, 28 April 2026.
Kemudian interval waktu antar kapal untuk saling bergantian mengakses lokasi sekira 20-30 menit.
Sedang waktu penyelaman oleh setiap penyelam tidak dibatasi, namun harus tahu diri untuk berbagi waktu dan memberi kesempatan kepada rombongan lain yang mengantri.
Kunjungan ke spot-spot wisata di daratan di dalam TN Komodo kini juga dibatasi hanya untuk 1.000 orang per hari per spot.
Seperti Pulau Rinca hanya boleh dikunjungi untuk 250 orang per sesi kunjungan.
Pulau Komodo 150 orang per sesi kunjungan. Dan Pulau Padar 60 orang per sesi kunjungan.
Di masing-masing spot populer itu, setiap hari dibuka 3 kali sesi kunjungan (pagi, siang, dan sore).
Sedang di spot-spot wisata lain yang tidak terlalu padat pengunjung, peraturan lebih longgar.
Demikian juga untuk kuota kapal, selain pada situs-situs selam populer di atas, jumlah kunjungan kapal untuk penyelaman di situs-situs selam lain diterapkan lebih longgar.
Terdapat 67 situs selam di TN Komodo yang terbagi dalam 3 zona yaitu kawasan utara, tengah, dan selatan.
Situs-situs selam populer hampir semua di zona utara, yang terkenal berarus kuat dan dihuni biodiversitas karang dan ikan tinggi.
Sehingga jika di kawasan utara terlalu sibuk, penyelaman bisa digeser ke tengah atau ke selatan.
Labuan Bajo
Selain di dalam kawasan TN Komodo, juga terdapat 20 situs selam lain yang tidak kalah bagus dan menarik, pada perairan antara Labuhan Bajo dan kawasan TN Komodo, yang bisa diselami.
Seperti Sebayur Besar, Komodo House Reef, Seraya Kecil, Mini Wall, dan Pulau Bidadari. ***
Penulis: WahyuanaEditor: Tim Redaksi









