Jumat, 17 April 2026

DRT, DXI, dan MAX: Apa Yang Menarik dari 3 Expo Underwater Terbesar di Jakarta Bulan Ini?


SUKASELAM.COM, Jakarta
– Industri underwater Indonesia semakin menarik. Baru di bulan ke-empat tahun ini saja, sudah ada 3 pameran industri wisata selam dan kelautan skala besar, yang di gelar di Jakarta. Gelaran ini menunjukkan geliat sektor blue economy yang semakin potensial.

Bagi penyelam dan enthusiast dunia underwater dan kelautan Nusantara, sepertinya wajib bagi mereka untuk datang di ketiga expo besar ini. Ketiga-nya selain akan menghadirkan seluruh unit usaha dan stakeholder dunia kelautan, juga memperkenalkan teknologi baru dan destinasi baru.

Tentu, berbagai paket menarik seperti promo, diskon, dan obral sale gear banyak ditawarkan pada moment ini. Kesempatan untuk berbelanja dengan harga miring.

Selain itu, berbagai event diskusi, seminar, dan gathering komunitas-komunitas, juga banyak digelar untuk berbagi knowledge dan membangun networking.

Jadi pastikan mengunjungi tiga event ini, masuk dalam agenda weekend-mu bulan ini.



Dive Resort Travel (DRT) Expo

Brand event ini sebenarnya sudah cukup populer di dunia industri wisata selam. Tapi biasanya digelar di kota-kota utama Asia di luar Indonesia. Nah, untuk pertama kali ini digelar di Jakarta.

Seperti namanya, ada banyak resort selam yang akan membuka booth di pameran ini, baik resort selam Indonesia maupun dari negara lain (utamanya resort-resort selam dari Maldives).

Dari publikasi yang telah dipublish, di antara beberapa resort selam terkenal di Indonesia yang akan hadir di event ini. Diantaranya Maratua Green Nirwana Dive Resort yang sangat populer akhir-akhir ini dengan spot diving andalannnya yakni spot hiu tikus (tresher shark) di situs selam Kelapa Dua; Noah Maratua Dive Resort yakni resort selam di atas laut; Mambo Dive Resort (Nusa Penida), Jukung Dive Resort (Nusa Penida), Andau Dive Resort (Raja Ampat), NDC Dive Resort (Manado), Siladen Dive Resort (Bunaken), dan lain-lain.

Selain itu, ada sejumlah booth kapal pesiar selam seperti Neomo Cruise, Nusa Kembara Phinisi, Tiore Phinisi, dan lain-lain. Sejumlah brand alat selam juga hadir seperti TUSA dan Prussian Blue.

Tak kurang dari 100 bo0th dari berbagai pelaku industri wisata selam akan meramaikan event ini. Sejumlah kegiatan komunitas seperti diskusi, pameran foto, ekshibisi, dan workshop juga akan hadir. Sejumlah selebdive seperti Kirana Larasati yang baru-baru ini memecahkan rekor penyelaman teknikal hingga kedalaman 127 meter dijadwalkan menceritakan pengalamannya.

Dive Resort Travel (DRT) Expo Indonesia 2026
Tanggal           : 17-19 April 2026
Waktu             : Pukul 10.00 – 20.00 WIB
Lokasi             : Hall ICE BSD, Serpong, Tangerang, Jawa Barat
Tiket Masuk    : Gratis dengan mendaftar melalui aplikasi EZDIVE


Deep and Extreme Indonesia (DXI) Expo 2026

Ini brand event pameran industri wisata selam yang pertama dan paling populer di Indonesia. Yang sudah berlangsung setiap tahun sejak 2012. Dan selalu ramai dikunjungi komunitas selam.

Meski sajian utama berupa industri wisata selam dan dunia kelautan, event ini sesuai namanya, juga menghadirkan sejumlah booth aktivitas berbagai kegiatan extreme dan petualangan alam.

Lebih dari 200 both akan hadir dalam expo tahun ini. Dari mulai toko alat selam; dive operator baik landbase, kapal pesiar selam, hingga dive resort; berbagai agensi sertifikasi selam, industri alat selam dan perlengkapan selam, komunitas-komunitas selam, otoritas selam dan pariwisata, hingga pemerintah daerah. Berbelanja berbagai alat selam menjadi kesempatan berharga di event ini, karena banyak menebar diskon, promo, dan obral sale gear selam. Sejumlah diver senior dan dive master senior dari berbagai lokasi biasanya juga hadir di event ini. Berbagai side event seperti diskusi, seminar, workshop untuk penyelam pemula juga akan disajikan di event.

Sejumlah selebdive juga akan turut meramaikan acara seperti penyelam Marischa Prudence yang akan berbagai pengalamannya. Berbagai komunitas konservasi juga akan hadir di acara.

Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026
Tanggal           : 23-26 April 2026
Waktu              : Pukul 10.00 – 20.00 WIB
Lokasi             : Hall B JHCC, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta
Tiket Masuk    : Rp 50 ribu per orang, Rp 150 ribu per orang 4 hari
 

 

Maritime Actions Expo (MAX) 2026

Ini event underwater expo pendatang baru di Indonesia. Karena baru pertama kali diadakan. Namun begitu, nuansa kesemarakan dan antusiasme terasa sangat kuat di event pertama ini.

Diving world dan industri wisata diving menjadi sajian utama. Hampir semua sektor di industri wisata selam hadir di event ini. Mulai dari dive operator, dive resort, agensi sertifikasi selam, toko alat selam, destinasi selam, komunitas selam, industri alat selam, dan pemerintah daerah.

Lebih 200 booth akan meramaikan event yang akan berlangsung selama tiga hari ini. Sejumlah dive operator dan destinasi selam baru, misalnya Nukila Dive dari Ternate, akan turut hadir dalam event ini. Juga berbagai agensi sertifikasi selam, mulai dari PADI, SSI, POSSI, juga akan buka booth. Juga berbagai acara pendamping seperti seminar, dikusi, workshop, juga akan hadir.

Suasana komunitas akan tampak menonjol pada ajang gelaran MAX pertama ini. Ini bisa dilihat dari rundown berbagai kegiatan komunitas yang sangat ramai; mulai dari The Inner Game of Freediving yang akan mempresentasikan berbagai pengalaman para freediver berpengalaman, sesi diskusi Woman and Ocean yang akan membicarakan tentang semakin berkembangnya minat perempuan pada aktivitas laut, pameran foto underwater, berbagai seri diskusi tentang konservasi bawah laut dan inovasi-inovasi terbaru, dan juga lomba freediving Putri Mermaids. 

Maritime Actions Expo (MAX) 2026
Tanggal           : 24-26 April 2026
Waktu              : Pukul 10.00 – 20.00 WIB
Lokasi             : Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta
Tiket Masuk    : Rp 25 ribu per orang per hari, Rp 55 ribu per orang 3 hari


Wahyuana

Rabu, 15 April 2026

Inkonsistensi Penegakan Hukum Jadi ‘Obstacle’ Perlindungan Pulau-pulau Kecil dari Destruksi Tambang Nikel


SUKASELAM.COM, Jakarta –
Lemahnya konsistensi dalam menjalankan keputusan hukum dari Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perlindungan pulau-pulau kecil, yang menjadi penyebab makin maraknya penambangan Nikel yang berdampak negatif di pulau-pulau kecil di Indonesia.

Demikian menurut Stephanie Juwana, Direktur Program Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), Minggu (12/4), dalam acara talkshow “Transisi Energi yang Melukai: Ekspansi Nikel dan Masa Depan Pesisir serta Pulau-pulau Kecil Nusantara.”

Penyelam Ditemukan Meninggal di Gili Air

Ilustrasi by Alamy.com
SUKASELAM.COM, Gili Air – Kasus kecelakaan selam terbaru ditemukan di perairan Gili Air, Gili Indah, Pemenang, Lombok Utara, NTB.

Seorang penyelam asal Inggris, Robert Peter (46 tahun), ditemukan telah meninggal di kedalaman 12 meter di perairan pulau Gili Air oleh tim SAR dari Kantor SAR Mataram, pada Selasa (24/3) sore.

Dikutip dari SuaraNTB, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, kantornya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang hilangnya seorang penyelam di perairan Gili Air pada Selasa siang.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim SAR untuk melakukan pencarian.

Hingga korban kemudian ditemukan kurang dari 2 jam setelah proses pencarian berjalan.

Jumat, 19 September 2025

Makin Banyak Wisatawan Memilih Wahana Air Sebagai Detoks Digital

(Terumbu Karang di Melissa Garden | Foto: Sukaselam.com)

SUKASELAM.COM, Jakarta
- Trend wisatawan terus berubah. Kini makin banyak yang memilih liburan bersama wahana air (yang perlu skill), dari pada liburan model tradisional (yang pasif).

Baik itu wahana air berupa pantai, danau, sungai, maupun laut dalam. Wahana air menawarkan perpaduan relaksasi, sensasi, dan petualangan.

Riset future market insight mencatat kini pasar wisata wahana air mencapai nilai omset hingga 2.160 miliar dollar pada 2024. Dan diperkirakan mencapai 1,06 trilliun dollar pada tahun 2034.

Jumat, 05 September 2025

Sejarah Sains Raja Ampat dari 1700 Hingga Hari Ini

(Coral Bleaching di Raja Ampat | Foto: Istimewa)
     
SUKASELAM.COM, Raja Ampat -
Publik memberi apresiasi pada keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut empat izin tambang nikel di pulau-pulau kecil di Kepulauan Raja Ampat. Keputusan itu menunjukkan keseriusan pemerintah pada komitmen melindungi kawasan Raja Ampat. Wilayah ini adalah cagar alam yang tidak hanya penting bagi ekologi Nusantara, tetapi juga bagi kesehatan iklim planet bumi. Sehingga, keberadaannya harus dilindungi dari kerusakan dan penambangan.

Selasa, 26 Agustus 2025

Penyelam Belanda Meninggal di Turtle City Pulau Siaba Besar

Turtle City di Pulau Siaba Besar

SUKASELAM.COM, Labuan Bajo
- Penyelam asal Belanda, Gilles Van Bell, meninggal dunia ketika melakukan penyelaman di situs selam Turtle City, Pulau Siaba Besar, TN Komodo, Labuan Bajo, Minggu (24/8).

Senin, 04 Agustus 2025

Kenali Dive Site Sebelum Menyelam : Empat Jilid Database Situs Selam Indonesia Terbaru


SUKASELAM.COM, Jakarta
– Tahu dan mengenali situs selam sebelum turun menyelam, adalah salah satu ritual penting yang harus dilakukan setiap penyelam. Terutama bagi penyelam rekreasi.

Ada lima alasan mengapa penyelam harus sudah mengenali dive site sebelum turun, yakni:

Minggu, 01 Juni 2025

Penyelam Asal Malaysia Alami Kecelakaan Selam di Situs The Canyon, Pulau Weh, Aceh

(The Canyon, Pulau Weh, Aceh | Foto: Sukaselam)

SUKASELAM.COM, Pulau Weh
- Berita duka kembali menimpa dunia selam. Seorang penyelam asal Malaysia,  Haikal Rafie Bin Halim (33 tahun), mengalami kecelakaan selam hingga meninggal, Sabtu (31/5) pagi, di destinasi selam populer Pulau Weh, Sabang, Aceh.

Korban mengalami kecelakaan selam di situs selam Pante Aneuk Seuke atau populer dikenal juga dengan nama The Canyon.

Minggu, 04 Mei 2025

A Chinese Diver Found Dead at Dive Site Kelapa Dua, Atol Kakaban

(Kelapa Dua Dive Site di Atol Kakaban, Berau | Foto: Sukaselam.com)

SUKASELAM.COM, Berau – A 30-year-old woman Chinese diver who had a diving accident at the Kelapa Dua dive site, Atol Kakaban, Berau Regency, East Kalimantan Province, was found dead on Saturday (3/5) afternoon, said local search and rescue agency.