Kamis, 17 September 2026

Penyelam Malaysia Meninggal di Crystal Bay

(Lokasi Crystal Bay, Nusa Penida | Peta : Sukaselam)

Nusa Penida, 17 September 2026
– Seorang penyelam asal Malaysia, Siti Nuraini (Perempuan, 39 tahun), mengalami kecelakaan selam di situs selam Crystal Bay, Rabu (16 September 2026).

Korban diduga mengalami masalah dalam pernapasannya, saat dia bersama teman-temannya dalam satu rombongan terkena arus kuat di Crystal Bay.

Dikutip dari Tribunnews Bali dan berbagai media setempat lain, korban sempet terlihat panik saat melakukan penyelaman di bawah laut, hingga kemudian melepaskan alat pernapasannya.

Seorang guide kemudian berusaha membantunya dengan memberikan alat pernapasan cadangan miliknya, dan membantu korban naik ke permukaan laut.

Sampai di permukaan laut  korban masih bisa memberikan respon, namun kemudian meninggal saat proses evakuasi, dalam perjalanan dengan speedboat dari Crystal Bay menuju lokasi medis.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan peristiwa ini.

Menurut Purnawibawa, korban sebelum melakukan penyelaman di Crystal Bay, bersama dengan rombongan teman-temannya sudah melakukan penyelaman di Manta Bay.

Saat berada di Manta Bay, korban sempat batuk-batuk. Guide selam yang mendampingi sudah menanyakan kondisinya untuk memastikan apakah korban sanggup mengikuti penyelaman.

“"Korban menyatakan mampu., sehingga penyelaman dilakukan dan berjalan lancar," kata Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa (16/9). Rombongan kemudian ke lokasi kedua di Crystal Bay.

Penyelaman kedua pun dilakukan di Crystal Bay pada sekitar pukul 11.00 WITA.

Crystal Bay
Situs selam Crystal Bay yang terletak di Teluk Crystal Bay, Desa Sakti, Nusa Penida, Bali. Salah satu situs selam populer di Bali, yang juga terkenal berarus kuat, dan sering menelan korban.

Bersama Manta Point dan Manta Bay, ketiganya merupakan situs selam paling populer di Bali saat ini. Yang hampir selalu ramai dengan banyak penyelam wisatawan asing setiap hari, terutama pada pagi.

Di Manta Point, seperti namanya, penyelam bisa melihat ikan pari manta yang langka dan elegan. Sedang di Crystal Bay penyelam bisa melihat terumbu karang subur dan ikan matahari (Mola-mola) jika beruntung. Namun, karena Crystal Bay terletak pada selat sempit antara Pulau Nusa Penida dan Pulau Ceningan, arus di lokasi ini sering kuat, juga suhu sering tiba-tiba turun. 

Terletak di Zona Arlindo, Pulau Nusa Penida merupakan destinasi selam yang dikelilingi arus kuat yang mengalir dari Selat Lombok kemudian mengitari Selat Badung.

Hampir setiap tahun ada kecelakaan penyelaman di lokasi ini. Namun, kehadiran pari manta dan mola-mola, dua ikan langka yang membuat semua penyelam ingin melihatnya langsung di alam liar, membuat kedua situs selam ini selalu ramai dikunjungi penyelam sepanjang tahun. ***

Penulis: Wahyuana
Editor: Tim Redaksi

Rabu, 16 September 2026

Diving di Morowali: dari Sombori hingga Bahomohoni

(Sekretariat Sombori Dive Conservation (SDC) di Bahomohoni | Foto: Sukaselam/Wahyuana}

Morowali, 16 September 2026
– Di tengah bentangan laut Bahodopi yang kini berwarna cokelat kemerahan akibat terkena sedimentasi dari penambangan nikel di hulu, muncul pertanyaan besar, apakah diving di Morowali masih menarik?

Jawabannya adalah menarik jika tak salah alamat.

Sabtu, 12 September 2026

Di Balik Hilangnya Ikan Nemo: Jejak Konsesi dan Sedimentasi di Bahodopi

(Sedimentasi di Pantai Kuerea, Bahodopi, Morowali | Foto: Sukaselam/Wahyuana)

Morowali, 12 September 2026
- Kawasan pesisir Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, kini tak lagi ramah bagi biota laut.

Penyelaman terbaru dari tim Sukaselam mendapati kawanan ikan nemo (Amphiprioninae) yang ikonik dan ikan indikator kepe-kepe (Chaetodontidae) yang warna-warni, telah hilang dari laut Bahodopi. (Baca laporan: Tragedi di Bawah Laut Morowali: Kepe-kepe Bertahan diBahomohoni, Nemo Tak Ditemukan di Bahodopi).

Jumat, 28 Agustus 2026

Dinas Pangan: 98 Persen Seafood di Jakarta Bebas Formalin

(Hasudungan Sidabalok dalam Workshop Susut dan Sisa Pangan di Jakarta (27/8) | Foto: IBCSD)

Jakarta, 28 Agustus 2026 – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan (27/8) kantor dinas pangan selalu rutin melakukan pemantauan ketat terhadap kualitas pangan yang beredar di masyarakat di ibukota Jakarta. Termasuk makanan laut atau seafood.

Selasa, 25 Agustus 2026

Lagi, Snorkeler China Meninggal di Labuan Bajo

(Pink Beach Pulau Padar | Foto: ilustrasi)

Labuan Bajo, 25 Agustus 2026
– Seorang turis China, Zou Huarong (29 tahun, perempuan), meninggal setelah mengalami kecelakaan selam di Long Beach, Pulau Padar, hari ini Selasa (25 Agustus 2026) siang, di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Jumat, 21 Agustus 2026

Gempa di Flores Menyebabkan Terumbu Police Corner Terbelah, Mirip The Crack Maumere 1992


Labuan Bajo, 21 Agustus 2026
– Dikutip dari posting video pada akun instagram @tarsisabat @indoaura.id dan @stefanafro. Ketiga-nya merupakan penyelam profesional di Labuan Bajo.

Gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA pekan lalu, ternyata tidak hanya berdampak pada lingkungan daratan saja, tetapi juga berdampak pada terumbu di bawah laut.

Kamis, 20 Agustus 2026

Lebih 600 Kecelakaan Kapal di Indonesia dalam 7 Bulan Terakhir, Nomor 2 Terburuk di Dunia

(Kecelakaan kapal fery KM Putri Yasmin di Selat Lombok, Agustus 2026 | Foto: istimewa)

Jakarta, 20 Agustus 2026
– Meski merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dan telah merdeka 81 tahun, Indonesia masih tercatat sebagai negara dengan transportasi laut paling buruk di dunia. Data terbaru dari Basarnas, ada lebih 601 kecelakaan kapal yang telah terjadi antara Januari hingga 15 Agustus 2026.

Selasa, 18 Agustus 2026

Auriga Nusantara Peringati HUT RI dengan Menyelam dan Tanam Karang

(Transplantasi karang di perairan Desa Sagea oleh Auriga Nusantara | Foto: Auriga Nusantara)

Sagea, 18 Agustus 2026
– Lembaga swadaya masyarakat Auriga Nusantara memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 dengan cara tak biasa. Bukan dengan upacara bendera di lapangan umum, melainkan bergabung bersama masyarakat Desa Sagea, Halmahera Tengah, Maluku Utara, melakukan pengibaran bendara Merah Putih di kedalaman laut perairan Sagea, pada Senin, 17 Agustus 2026 siang.

Rabu, 05 Agustus 2026

Menyelamatkan Kapal, Menjaga Terumbu Karang: Peluang Usaha Penundaan Kapal Pesiar Selam

(Kapal pandu berlambung dangkal milik IPCM berpotensi untuk evakuasi kapal wisata kandas | Foto: Istimewa)
Jakarta, 5 Agustus 2026 – Insiden kandasnya kapal pesiar selam di Maratua Channel, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur, pada Juni 2026, tidak hanya mengganggu aktivitas pariwisata setempat, tetapi juga merusak terumbu karang yang butuh puluhan tahun untuk pulih.

Rabu, 22 Juli 2026

Riset BRIN: Restorasi Karang tak Menjamin Pulihnya Ekosistem Alami

(Restorasi terumbu karang oleh KKTK Yowana Bhakti Segara di Tianyar, Bali | Foto: Istimewa)

Jakarta, 22 Juli 2026 – Aktivitas restorasi dan rehabilitasi terumbu karang banyak dilakukan di Indonesia. Hampir tiap pekan kita menemukan rilis berita dari organisasi atau komunitas yang melakukan kegiatan ini di seluruh negeri.