![]() |
| (Kapal pandu berlambung dangkal milik IPCM berpotensi untuk evakuasi kapal wisata kandas | Foto: Istimewa) |
Tampilkan postingan dengan label Raja Ampat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Raja Ampat. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Agustus 2026
Menyelamatkan Kapal, Menjaga Terumbu Karang: Peluang Usaha Penundaan Kapal Pesiar Selam
Jumat, 05 September 2025
Sejarah Sains Raja Ampat dari 1700 Hingga Hari Ini
![]() |
| (Coral Bleaching di Raja Ampat | Foto: Istimewa) |
SUKASELAM.COM, Raja Ampat - Publik memberi apresiasi pada keputusan Presiden Prabowo Subianto mencabut empat izin tambang nikel di pulau-pulau kecil di Kepulauan Raja Ampat. Keputusan itu menunjukkan keseriusan pemerintah pada komitmen melindungi kawasan Raja Ampat. Wilayah ini adalah cagar alam yang tidak hanya penting bagi ekologi Nusantara, tetapi juga bagi kesehatan iklim planet bumi. Sehingga, keberadaannya harus dilindungi dari kerusakan dan penambangan.
Selasa, 29 April 2025
Coral Bleaching di Raja Ampat Semakin Meluas
Kamis, 03 Mei 2018
Menyelam di Terumbu Lamun: Menjumpai Si Duyung Hingga Kuda Laut
![]() |
| Terumbu lamun (seagrass reef) di Raja Ampat (Foto: www.papuaparadise.com) |
Tak sepenuhnya keliru juga sih dengan komentar itu, karena
kalau kita menyelam di terumbu lamun di Kepulauan Seribu, Jakarta, dan Ujung
Kulon, Banten, kebanyakan padang lamun memang tumbuh di perairan dengan visibility rendah. Meskipun, tak seburuk
visibility di area bakau (manggrove).
Karena ekosistem lamun di
kedua spot selam tempat mainnya penyelam-penyelam Jakarta dikala libur akhir
pekan itu, memang kebanyakan tumbuh di terumbu dangkal, kedalaman 1-3 meter
saja, dengan subtrat terumbu berupa pasir putih bercampur lumpur laut dan
pecahan karang.
Sabtu, 11 Maret 2017
MV Caledonia Sky Kandas di Cape KRI, Merusak Terumbu Karang Seluas Separuh Lapangan Bola
![]() |
| Perbandingan Terumbu Sebelum dan Sesudah Terkena Tabrakan (Foto: Stephanie Venables/Nationalpost.com) |
Dan kali ini terjadi di Raja Ampat, pusat pariwisata kelautan yang sedang diunggulkan sebagai destinasi wisata keindahan dunia bawah laut terbaik di dunia.
Pada Sabtu, 4 Maret 2017, pukul 14.00 WIT, pekan
lalu, sebuah kapal pesiar asal Inggris berbendera Bahama, MV Caledonia Sky, dibiarkan mengarungi
kawasan terumbu karang terbaiknya Raja Ampat, yakni kawasan perairan sekitar Pulau KRI. Dan kemudian mengakibatkan kerusakan terumbu karang luas.
Lokasi ini terletak di tengah Selat Dampier, di ujung timur gugusan Pulau Mansuar, Pulau KRI dan Pulau Koh, di wilayah adat Kampung Mansuar,
Desa Yenbuba, Distrik Meos Mansar, Kabupaten Raja Ampat.
Lokasinya tak jauh dari kota Waisai, ibukota Raja Ampat. Lokasi ini bisa ditempuh sekitar 20 - 30 menit dengan perahu motor dari Dermaga Waisai.
Lokasinya tak jauh dari kota Waisai, ibukota Raja Ampat. Lokasi ini bisa ditempuh sekitar 20 - 30 menit dengan perahu motor dari Dermaga Waisai.
Selasa, 21 Februari 2017
Mengenal Kecelakaan-kecelakaan Selam 2016
![]() |
| Bendera Tanda Ada Penyelaman (Foto: Divein.com) |
Dengan data
semacam itu, tentu kita tidak tahu peristiwa yang terjadi seakurat mungkin,
tetapi hanya berdasarkan laporan para wartawan, yang tentu pengetahuannya
tentang dunia selam sangat beragam.
Namun, kita
tetap sangat berterima kasih kepada para wartawan yang telah mau melaporkan
insiden-insiden kecelakaan selam, baik yang mengakibatkan korban meninggal atau
tidak. Dunia selam harus banyak diliput media.
Dari data
terangkum, kebanyakan kecelakaan selam yang dialami para turis. Sedang data
dari penyelam-penyelam Indonesia tidak ada. Semoga memang benar-benar tidak ada
ya.
Desember 2016
Seorang dokter
asal Swiss, Bruno Ernst Durrer, 62 tahun, meninggal setelah melakukan
penyelaman di Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara. Penyelam telah
menyelesaikan penyelamannya di waktu siang sekitar pukul 11.20 waktu setempat.
Langganan:
Postingan (Atom)





