 |
| Terumbu lamun (seagrass reef) di Raja Ampat (Foto: www.papuaparadise.com) |
SUKASELAM.COM, Jakarta – Apaaa?
Apa yang mau dicari, menyelam kok di padang lamun? Bukankah kotor dan jarak
pandangnya buram? Begitulah komentar yang sering muncul, setiap kali saya mengajak
teman untuk menyelam di terumbu lamun atau padang
seagrass.
Tak sepenuhnya keliru juga sih dengan komentar itu, karena
kalau kita menyelam di terumbu lamun di Kepulauan Seribu, Jakarta, dan Ujung
Kulon, Banten, kebanyakan padang lamun memang tumbuh di perairan dengan visibility rendah. Meskipun, tak seburuk
visibility di area bakau (manggrove).
Karena ekosistem lamun di
kedua spot selam tempat mainnya penyelam-penyelam Jakarta dikala libur akhir
pekan itu, memang kebanyakan tumbuh di terumbu dangkal, kedalaman 1-3 meter
saja, dengan subtrat terumbu berupa pasir putih bercampur lumpur laut dan
pecahan karang.