Tampilkan postingan dengan label Arus Lintas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arus Lintas Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Februari 2025

Mengenal Zona Arlindo

      Zona Arlindo (dalam segi empat terumbu karang)

Apa itu Zona Arlindo?
Zona Arlindo atau Zona Arus Lintas Indonesia adalah zona oseanografi dan biogreografi bawah laut di wilayah tengah perairan Indonesia. Yaitu dari perairan Bali hingga Raja Ampat, dari perairan Filipina selatan hingga Pulau Rote. Pada wilayah perairan ini mengalir arus laut besar yakni Arus Lintas Indonesia (Indonesia Throughout Flow) dari Samudera Pasifik menuju ke Samudera Hindia. Pada wilayah ini terumbu karang tumbuh subur dan memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia. Serta dihuni banyak biota ikan dan mamalia laut dengan keanekaragaman spesies yang tinggi.

Rabu, 06 November 2019

Penyelam Hilang di Buyuk, Nusa Penida; Diduga Kehabisan Udara Dalam Tabung

Pencarian Penyelam di Nusa Penida Hingga Hari Ke-5 (Foto: Balipost)
SUKASELAM.COM, Nusa Penida – Seorang penyelam asal Sumbawa Barat, hilang dalam penyelaman di sekitar situs selam Buyuk, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Jumat, 1 Nopember 2019. 

Dirangkum dari pemberitaan media massa setempat, penyelam bernama Muhammad Tohir (20 tahun) itu, menyelam bersama temannya Daim (22 tahun), pada Jumat siang pukul 10.00 waktu setempat, dengan tujuan untuk mencari karang akar bahar (Antiphates sp). 

Mereka berdua menyelam dengan menggunakan satu tabung udara, tabung dibawa oleh Daim. 

Turun di sekitar situs selam Buyuk, salah satu situs selam paling populer di pulau Nusa Penida, tepatnya di sekitar Semaya One Beach Water Sport. 

Rabu, 06 Februari 2019

Zona Arlindo, Surga Wisata Selam Unggulan Indonesia

Peta Selam Indonesia (Sukaselam, 2014)
SUKASELAM.COM, Jakarta, - Pagi belum menunjuk pukul 09.00, ketika saya sampai di situs selam Crystal Bay, Nusa Penida, Bali. Setelah 1 jam menempuh perjalanan dengan perahu motor dari Pantai Sanur. Sepagi itu, akhir tahun lalu, situasi di perairan Nusa Penida sudah ramai. Nampak, ada belasan kapal wisata terapung-apung diatas laut, menunggui para tamunya yang sedang menyelami dalamnya Teluk Penida. Ketika saya pun turun menyelam, di kedalaman 20 meter, suasana bahkan lebih ramai. Saya bertemu dengan banyak penyelam dari berbagai bangsa. 

Demikianlah, situasi Teluk Penida setiap hari. Ini zona selam internasional yang setiap hari dikunjungi ratusan wisatawan selam dari berbagai bangsa. “Waktu paling ramai Juli – Agustus. Selain karena musim liburan, juga musim Mola-mola,” ujar Nyoman Wisana, master selam yang menemani saya menyelam pagi itu. Mola-mola adalah salah satu ikan langka yang paling bikin penasaran penyelam di Crystal Bay. Sejak dulu, ikan unik ini memang kerap muncul di Crystal Bay. Biasanya, kehadirannya ditandai dengan suhu perairan yang tiba-tiba turun hingga dibawah 20 Celcuis. Tapi, tidak gampang juga menemuinya. Kadang muncul, kadang ditunggui berhari-hari pun tidak mau menampakkan diri. Seperti juga hari itu, saya juga tidak ditemui. Beberapa kali menyelam disini, belum pernah bertemu.