Tampilkan postingan dengan label Freediving. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Freediving. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2026

Auriga Nusantara Peringati HUT RI dengan Menyelam dan Tanam Karang

(Transplantasi karang di perairan Desa Sagea oleh Auriga Nusantara | Foto: Auriga Nusantara)

Sagea, 18 Agustus 2026
– Lembaga swadaya masyarakat Auriga Nusantara memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81 dengan cara tak biasa. Bukan dengan upacara bendera di lapangan umum, melainkan bergabung bersama masyarakat Desa Sagea, Halmahera Tengah, Maluku Utara, melakukan pengibaran bendara Merah Putih di kedalaman laut perairan Sagea, pada Senin, 17 Agustus 2026 siang.

Rabu, 05 Agustus 2026

Menyelamatkan Kapal, Menjaga Terumbu Karang: Peluang Usaha Penundaan Kapal Pesiar Selam

(Kapal pandu berlambung dangkal milik IPCM berpotensi untuk evakuasi kapal wisata kandas | Foto: Istimewa)
Jakarta, 5 Agustus 2026 – Insiden kandasnya kapal pesiar selam di Maratua Channel, Kepulauan Derawan, Berau, Kalimantan Timur, pada Juni 2026, tidak hanya mengganggu aktivitas pariwisata setempat, tetapi juga merusak terumbu karang yang butuh puluhan tahun untuk pulih.

Kamis, 09 Juli 2026

Trip Selam Makin Padat, TN Komodo Terapkan Kuota dan Interval Waktu 20-30 Menit

(Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo | Foto: Istimewa)
Labuhan Bajo, SUKASELAM.COM – Taman Nasional Komodo (TN Komodo) menerapkan sistem kuota dan pemberlakuan interval waktu 20-30 menit antar rombongan kapal trip selam.

Selasa, 07 Juli 2026

Etika Kapal Pesiar Selam yang Wajib Dipatuhi Agar Tragedi Maratua Tidak Terulang

(Kapal pesiar selam | Foto Istimewa)
Jakarta, SUKASELAM.COM – Insiden kapal pesiar selam (diving liveaboard) kandas dan melindas terumbu karang di situs selam Maratua Channel, Maratua, Berau, Kalimantan Timur, pada Jumat 19 Juni 2026 lalu, hingga hari ini masih menjadi sorotan hangat. 

Jumat, 17 April 2026

DRT, DXI, dan MAX: Apa Yang Menarik dari 3 Expo Underwater Terbesar di Jakarta Bulan Ini?


SUKASELAM.COM, Jakarta
– Industri underwater Indonesia semakin menarik. Baru di bulan ke-empat tahun ini saja, sudah ada 3 pameran industri wisata selam dan kelautan skala besar, yang di gelar di Jakarta. Gelaran ini menunjukkan geliat sektor blue economy yang semakin potensial.

Selasa, 26 Agustus 2025

Penyelam Belanda Meninggal di Turtle City Pulau Siaba Besar

Turtle City di Pulau Siaba Besar

SUKASELAM.COM, Labuan Bajo
- Penyelam asal Belanda, Gilles Van Bell, meninggal dunia ketika melakukan penyelaman di situs selam Turtle City, Pulau Siaba Besar, TN Komodo, Labuan Bajo, Minggu (24/8).

Senin, 03 Februari 2025

10 Situs Selam Paling Populer di Bali 2024

                                                          (Crystal Bay, Nusa Penida)

SUKASELAM.COM, Jakarta – Bali tetep menjadi destinasi wisata selam paling populer di Indonesia sepanjang 2024, meski pun pariwisata di Bali masih belum pulih sepenuhnya di banding sebelum pandemi 2020-2022. Namun, banyak situs selam menarik dan hampir semua tematik dunia bawah laut bisa ditemukan dalam penyelaman di Bali, pulau ini tetap menjadi pilihan menarik.

Jumat, 11 Oktober 2024

Penyelam Amerika Yang Hilang di Pulau Reong Ditemukan di Dalam Perut Hiu Macan, 126 Kilometer Dari Entri Poin

Dari Pulau Reong ke Pantai Liquica

SUKASELAM.COM, Wetar Utara – Penyelam asal Amerika Serikat, Carol Colleen Monfore (68 tahun), yang hilang dalam penyelaman di situs Reong Northeast, Pulau Reong, pada 26 September 2024 lalu, dikabarkan telah ditemukan jasadnya di dalam perut seekor hiu macan, pada 6 Oktober 2024. Kabar ini dilansir oleh Kepala Basarnas Ambon, Maluku.

Sabtu, 05 Oktober 2024

Diver Amerika Serikat Hilang di Situs Selam Reong Timur Laut

Tim SAR melakukan pencarian | Foto: Istimewa

SUKASELAM.COM, Wetar Utara - Seorang penyelam asal Amerika Serikat, Carol Colleen Monrofe (68 tahun), dinyatakan hilang oleh Basarnas Kalabahi di Pulau Reong, Wetar Utara, Maluku Barat Daya, Jumat, 4 Oktober 2024.

Carol yang juga pemilik kapal pesiar selam KM Tiare, sedang dalam pelayaran dari Alor ke Banda Neira, ketika mampir melakukan penyelaman di Pulau Reong, Wetar Utara, pada Kamis, 26 September 2024. 

Rabu, 05 Juni 2024

Mungkin Kita Akan Hadapi Coral Bleaching Lebih Parah Pada Musim Kemarau Ini

(Pemutihan karang. Foto: istimewa)

SUKASELAM.COM, Jakarta – Empat bulan terakhir ini. Dunia dihebohkan dengan fenomena pemutihan karang (coral bleaching) massal di berbagai wilayah. Pemutihan karang ini terjadi akibat ada peningkatan suhu laut global dalam satu tahun terakhir ini, sejak Februari 2023.

Senin, 30 Oktober 2023

20 Situs Selam Paling Sibuk di Kepulauan Seribu

SUKASELAM.COM, Jakarta – Satu-satunya taman nasional di dunia yang terletak di ibukota negara, Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan destinasi selam paling populer di Indonesia.

Ribuan pengunjung, snorkeler, freediver, dan penyelam mendatangi Kepulauan Seribu pada setiap akhir pekan. 

Rabu, 25 Oktober 2023

Tulamben Drop Off Terumbu Karang Hingga Lebih 60 Meter

SUKASELAM.COM, Tulamben – Sekelompok penyelam baru-baru ini menyelam hingga kedalaman 100 meter di situs Tulamben Drop Off, Tulamben, Bali.

Apa yang menakjubkan dari situs ini? 

Dari video yang mereka ambil, terlihat bahwa terumbu karang tepi subur dapat ditemui hingga kedalaman pada lebih 60 meter. 

Jumat, 20 Oktober 2023

30 Situs Selam Paling Sibuk Pasca Pandemi

SUKASELAM.COM, Jakarta – Dunia bawah laut telah kembali ramai dikunjungi penyelam, pasca berakhirnya status pandemi Covid 19 pada akhir tahun lalu. 

Bali, Gili Trawangan, Komodo, Bunaken, Kepulauan Seribu, Raja Ampat dan Wakatobi, kini telah kembali sibuk dengan kehadiran rombongan para penyelam. 

Jumat, 06 Oktober 2023

Menyelami Jokowi Point di Wakatobi

SUKASELAM.COM, Wanci – Dihuni terumbu karang subur dan sehat, Jokowi Point merupakan salah satu situs selam paling favorit di Wanci, Pulau Wangi Wangi, Taman Nasional Laut Wakatobi. 

Di dalam database Menyelami Indonesia Peta dan Data Situs Selam Kepulauan Nusantara Jilid 3 Kalimantan dan Sulawesi; situs selam ini mendapat rating bintang 5, bintang tertinggi.

Rabu, 26 Juli 2017

[VIDEO] - Boga Wreck Destinasi Baru Freediver


Boga Wreck (Foto: Dailymail.co.uk)
SUKASELAM.COM, Tulamben – Setelah bulan Februari 2017 lalu, freediver juara dunia asal Selandia Baru, William Trubridge, memamerkan videonya sedang mengeksplorasi Manta Point, Nusa Penida, dan Liberty Wreck, Tulemben, Bali. 

Giliran Juni 2017 lalu, freediver rangking 6 dunia asal Australia, Adam Sterm, mempublikasikan video-nya sedang mengeksplorasinya Boga Wreck, Tulamben, dan Manta Point, Nusa Penida. 

Yang eksklusif dari ekspedisi Adam Sterm ini, yakni ekslorasi Boga Wreck. 

Wreck buatan ini, belum banyak diselami oleh para penyelam tabung (scuba diver) maupun para freediver. Sehingga relatif belum populer di kalangan penyelam Indonesia maupun asing. 

Padahal, letaknya tak jauh dari Liberty Wreck, sekitar 5 kilometer di utara Liberty Wreck. Atau tepatnya di depan pantai Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Karangasem. 

Boga wreck merupakan bekas kapal kargo yang sengaja ditenggelamkan di depan Pantai Kubu, untuk membuat situs selam wreck baru. 

Biasa menjadi alternatif penyelaman jika Liberty wreck terlalu ramai dan sibuk dengan para penyelam. 

Sebuah bangkai kapal kargo yang cukup besar, panjang sekitar 50 meter. 

Terlentang sekitar 200 meter di depan Pantai Kubu. Bagian haluan di kedalaman 14 meter, dan bagian buritan di kedalaman 34 meter. 

Sangat ideal untuk penggemar freediving. Berbeda dengan Liberty Wreck yang badan kapalnya terbagi dalam 3 bagian, Boga Wreck ini dalam keadaan utuh seluruh badan kapal. 

Senin, 27 Maret 2017

Manakah yang Perlu Dikembangkan, Kapal Pesiar atau Kapal Pesiar Selam?


Kapal pesiar selam atau Phinisi Selam (diving liveaboard)
SUKASELAM.COM, Jakarta – Dari kecelakaan kapal pesiar MV Caledonia Sky yang kandas dan merusak terumbu karang luas di perairan Cape KRI, Raja Ampat, awal bulan ini. Kini, menjadi pertanyaan, manakah yang lebih patut dikembangkan oleh dunia pariwisata laut di Indonesia? Wisata kapal pesiar (cruise ship) atau kapal pesiar selam (diving liveaboard).

Karena tidak seperti di Italia atau Yunani yang merupakan surganya wisata kapal pesiar. Lautan Indonesia, seperti juga lautan tropis di negara-negara lain, menawarkan lebih banyak variasi wisata kapal pesiar. Laut di perairan tropis ditumbuhi karang, yang menjadi obyek penting wisata selam (scuba diving, freediving, snorkeling). Sehingga, selain wisata kapal pesiar, lautan tropis juga menawarkan wisata kapal pesiar selam.

Namun, apa yang membedakan wisata kapal pesiar selam di Indonesia dengan wisata kapal pesiar selam di negara-negara tropis lain. Seperti di Filipina, Thailand, Malaysia, Maladewa, Karibia, Laut Merah, dan lain-lain. Jika di negara-negara lain kapal pesiar selam berupa yatch modern, kapal pesiar selam di Indonesia berupa kapal-kapal phinisi yang berbasis pada kultur maritim masyarakat Indonesia sendiri. Atau yang biasa disebut Phinisi Selam (PS).

Selasa, 14 Maret 2017

[VIDEO] - Aksi Freediver William Trubridge di Manta Point dan Liberty Wreck, dan Ajakan Peduli Sampah Plastik

William Truridge di Bali (Foto: Youtube.com)
SUKASELAM.COM, Bali -  Freediver juara dunia asal Selandia Baru, William Trubridge, 36 tahun, baru-baru ini mempublikasikan 2 videonya di Youtube, sedang mengeksplorasi situs Manta Point, Nusa Penida, dan Liberty Wreck, Tulamben, Bali. 

Berikut ini, cuplikan kedua video itu. Yang memperlihatkan ketenangan, ketrampilan, eksplorasi, dan keindahan teknik freediving. Tak sekalipun, dia nampak mengganggu obyek-obyek selam. Persis seperti ikan. Dia juga mengunjungi lokasi-lokasi diving lain di Bali. 

Manta Point terletak di Nusa Penida. Arus menjadi salah satu tantangan penyelaman disini, baik arus di permukaan, arus di dalam, maupun arus yang terbentuk dari hempasan ombak yang mengenai tebing-tebing karang di sekitar lokasi. Jarang-jarang ada freediver turun disini.